Tantangan#2_Aliran Rasa_Melatih Kemandirian Anak
Aliran Rasa
Selama Mengikuti Kelas Melatih Kemandirian Anak
Assalamu’alaikum wr. wb.
Materi kedua “Melatih Kemandirian Anak”, saya
sangat tertarik sekali dengan materi kedua ini. Alasannya adalah batas usia
melatih kemandirian anak adalah 1 tahun dan materi kedua ini di posting di
group usia Azka pas 1 tahun 1 bulan. Pas banget. Saya yrasanya langsung ingin
menerapkan materi ini ke Azka, my wonderful smart boy. Namun ada sedikit rasa
sedih, karena jelas saya tidak akan bisa mengikuti melatih kemandirian Azka
dari hari ke hari, karena saya adalah Bunda yang bekerja di ranah publik.
Keadaaan ini tidak menyurutkan semangat saya dalam penerapan kemandirian pada
Azka, saya menggandeng kakak pengasuh Azka yang Alhamdulillah mau berkerja sama
dengan baik. Saya control via phone ketika berada di kantor, dan ketika pulang
kantor dan weekend langsung saya yang terjun melatih kemandirian Azka. Cukup
melelahkan juga ternyata Bunda-Bunda mungkin yang sudah punya pengalaman lebih
dari saya. Tapi saya terus disemangati oleh impian kemandirian Azka di masa
yang akan datang, saya ingin melihat Azka menjadi anak yang mandiri. Tantangan
di usia 1 tahun Azka ini saya mulai dengan melatih kemandirian toilet training
dan makan/minum sendiri.
Tantangan tambahan muncul bahkan di awal
tantangan 10 hari melatih kemandirian anak ini dimulai. Tantangan pertama Azka
menurun daya tahan tubuhnya, Azka kelelahan karena kepintarannya berjalan
sehingga ingin terus berjalan dan tak mau lagi digendong. Akhirnya Azka demam. Latihan
kemandirian dihentikan sejenak. Nah saat Azka sudah mulai baikan dan latihannya
kembali dimulai saya sangat disibukkan dengan pekerjaan deadline di kantor dan
saya ditugaskan dinas ke luar kota meninggalkan Azka di minggu berikutnya. Ketika
saya ke luar kota, Azka dan kakak pengasuhnya diungsikan ke rumah opung. Kekhawatiran
saya atas ketidaknyamanan opung dalam proses kemandirian Azka yang sudah pasti
akan sedikit banyak menimbulkan “keonaran” seperti Azka pipis sembarangan atau
nasi bececeran dimana-mana dan tidak adanya waktu untuk mengkomunikasikan
dengan latihan ini sebelumnya dengan opung Azka, sehingga saya memutuskan
menghentikan sejenak lagi latihan kemandirian ini selama saya di luar kota. Saat
saya kembali dari luar kota waktu penyelesaian tugas sudah sangat deadline
sekali, bahkan saya sempat merapel menulis di sela-sela kesibukan di luar kota.
Alhamdulillah saya berhasil melaksanakan tantangan 10 hari melatih kemandirian
Azka dengan sangat terengah-tengah. Dapat badge “Yes, I Can”. Mudah-mudahan ini
merupakan proses awal untuk kebaikan di kemudian hari. Aaaammmiiinnn…
Salam dan
terimakasih
Yunni Sari
Bunda Azka
#Tantangan2aliranrasa
#MelatihKemandirianAnak
#Kelasbunsayiip
Komentar
Posting Komentar