Tantangan#2_Aliran Rasa_Komunikasi Produktif
Aliran Rasa Selama Mengikuti Kelas Komunikasi Produktif
Assalamu’alaikum wr. wb.
Kalau bicara rasa tentu banyak sekali y
bunda-bunda semua. Awal masuk kelas komunikasi produktif, materinya keren
banget. “Mak Jleb” gitu. Sangat bermanfaat, syarat ilmu yang akan sangat banyak
manfaatnya bila diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dari materi ini juga
baru “ngeh” kalau masing-masing kita itu juga punya komunikasi dengan diri
sendiri selain komunikasi dengan pasangan dan anak. Terimakasih banyak Bu Septi
yang sudah sangat berbaik hati membagikan pengalaman hidupnya untuk menjadi
bahan pelajaran bagi para ibu lainnya terutama ibu-ibu pemula seperti saya ini.
Setelah mendapat materi dan
ttttttaaaarrrraaaa….we’ve got the
challenge…g tanggung-tanggung tantangan sepuluh 10. We have to write our family communication on 10 days. Tantangan
bisa ditulis di fb, di blog, dll. Hhhmmm… Jadi kepikiran ngeblog ni, dulu saya
pernah buat blog masih belajar malah belum pernah ada postingan. Hehehe. Dimulailah
pelajaran posting di blog sebelum nulis tantangan hari pertama saya posting
dulu materi pertama Kelas Bunda Sayang, Komikasi Produktif, agar orang juga bisa
baca ilmu yang sangat bermanfaat ini. Next baru saya posting tantangan hari
pertama. Awalnya bingung mau gimana ini bentuk tantangannya ditulis, tapi
begitu liat kertas putih di layar laptop langsung menarilah tangan atas
keyboard laptop sehingga jadilah tantangan hari pertama saya. Begitu selanjutnya
untuk tantangan hari berikutnya. Di tantangan setiap hari terus berusaha mengaplikasikan
apa yang tertulis di materi ini, namun ada satu waktu dalam rentang tantangan
ini saya tidak dapat mengendalikan diri sehingga timbul konflik ada yang tidak
beres dengan komunikasi saya dengan pasangan hidup sang belahan jiwa. Setelah suasana
tenang, baru digelar kembali komunikasi orang dewasa dengan memperpanjang nalar
dan memperpendek emosi, pemilihan waktu yang tepat juga sangat harus bunda. Alhamdulillah
konflik selesai. Tantangan-tantangan hari berikutnya lebih banyak tentang Azka,
amanah yang Allah titipkan pada kami, yang masha Allah sudah sangat bisa diajak
komunikasi di usianya yang baru genap 1 tahun bulan lalu. Azka sungguh anugerah
yang luar biasa. Azka juga yang menjadi salah satu alasan utama saya untuk
terus memantaskan diri, bersemangat menimba ilmu di Institut Ibu Profesional. Semoga
Allah terus memberi saya kesempatan menjadi pribadi, istri, ibu, dan anggota
masyarakat yang terus menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi orang banyak. Aaaammmmmiiiinnnn….
Salam dan
terimakasih
Yunni Sari
Bunda Azka
#Tantangan2aliranrasa
#Komunikasiproduktif
#Kelasbunsayiip
Komentar
Posting Komentar